4 Doa Selamat dan Memohon Perlindungan Sesuai Contoh dari Rasulullah

Diposting pada

Shahih – Mengamalkan doa selamat tentu merupakan hal yang disarankan untuk dilakukan setiap hari. Dengan mengamalkan doa tersebut, tentu kita akan mendapatkan keselamatan atas apa yang kita lakukan setiap hari. Selain itu, pada dasarnya, islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa berdoa kapanpun dan dalam hal apapun.

Perlu diketahui bahwa banyak sekali keutamaan ketika kita senantiasa terbiasa mengamalkan doa keselamatan dalam kegiatan sehari-hari. Dengan amalan ini, kita tentu akan mendapatkan keselamatan yang kita butuhkan. Selain itu, mengamalkan doa terkait keselamatan juga akan mempertebal keimanan kita kepada Allah SWT.

Ada banyak sekali doa terkait keselamatan yang secara spesifik dibedakan. Dalam kesempatan ini, kita akan membahas beberapa macam doa tersebut yang bisa menjadi amalan harian anda. Semoga membantu.

Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat

Doa Selamat dan Memohon Perlindungan Sesuai Contoh dari Rasulullah

Setiap manusia tentu ingin selamat baik dunia dan di akhirat. Keselamatan di dunia dan di akhirat akan membawanya menikmati kebahagiaan yang hakiki. Sebagai umat dengan rasa iman yang tinggi, salah satu cara untuk mendapatkan keselamatan baik di dunia dan juga di akhirat adalah dengan berdoa.

Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa berdoa demi mendapatkan keselamatan baik di dunia maupun juga di akhirat. Salah satu doa selamat dunia akhirat yang pendek dan seringkali diajarkan pada anak-anak adalah,

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

RABBANAA AATINAA FIDDUNNYAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, berilah kepada kami ini kebaikan hidup di dunia dan di akhirat, dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka”.

Doa Keselamatan dari Amal Buruk yang telah Diperbuat

Selain doa keselamatan dunia dan akhirat tersebut, kita juga dianjurkan oleh Rasulullah untuk membaca doa keselamatan dari segala amalan buruk yang telah kita perbuat. Seperti yang terdapat pada hadits berikut ini,

اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ، وَشَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ

ALLAHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA ‘AMILTU, WA SYARRI MAA LA A’MAL.

Artinya:

Ya Allah, aku berlindung dari keburukan yang telah aku perbuat dan keburukan yang belum aku perbuat. (HR. Muslim 2716)

Doa Selamat Ketika Berada di Tempat yang Baru

Ketika kita singgah di tempat yang baru, dianjurkan oleh Rasulullah untuk selalu membaca doa agar mendapat perlindungan dan dijauhkan dari segala bentuk kejahatan baik itu dari manusia maupun golongan jin. Dari Khaulah binti Hakim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan (doa berikut ini), niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya” (HR. Tirmidzi: 3437, dan An Nasai: 5433)

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’UUDZU BIKALIMAATILLAHIT TAAMMAATI MIN SYARRI MAA KHALAQ.

Artinya:

Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan-Nya.

Doa Selamat dalam Perjalanan

Doa terakhir yang akan kami bagikan ini dapat anda amalkan ketika akan melakukan perjalanan, baik sendiri maupun bersama keluarga. Dalam hadits Rasulullah, beliau menyebutkan ada 3 orang yang mudah dikabulkan do’anya, yaitu do’a orang yang terzholimi, do’a seorang musafir dan do’a orang tua pada anaknya.

Berikut langkah-langkah yang tepat sebelum berpergian sesuai dengan sunnah Rasulullah. Jika sudah berada diatas kendaraan, ucapkanlah “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar” dan setelahnya membaca doa;

سُبْحَانَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

Subhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun[1]. Allahumma innaa nas’aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal ‘amali ma tardho. Allahumma hawwin ‘alainaa safaronaa hadza, wathwi ‘anna bu’dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.

Artinya:

Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga. (HR. Muslim)

Demikianlah bahasan dari kami mengenai beberapa doa selamat diantaranya adalah selamat dunia akhirat, perlindungan dari amal buruk, ketika berada di tempat baru dan keselamatan selama perjalanan. Bacaan doa diatas juga sudah dilengkapi dengan lafadz arab, latin dan artinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *