3 Bacaan Doa Ziarah Kubur Seperti yang Dilakukan Oleh Rasulullah SAW

Diposting pada

Shahih – Ziarah kubur merupakan sunnah rosul yang dianjurkan bagi umat islam. Hal ini tidak asing lagi untuk dilakukan bagi sekelompok umat islam dengan tata cara yang beragam. Banyak ayat yang menganjurkan untuk melakukan ziarah kubur dengan tata caranya beserta doa-doa baik yang singkat maupun yang lengkap. Berikut berbagai macam doa ziarah kubur yang singkat untuk diamalkan.

Adab dan Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Melakukan ziarah kubur memiliki berbagai tata cara yang harus dilakukan bagi peziarah. Diantaranya adalah suci terlebih dahulu dari hadas kecil maupun besar. Selain itu, harus dengan niat karena Allah bukan untuk mengagungkan kubur agar terhindar dari musyrik (salah niat). Lalu, saat berziarah kita harus juga senantiasa khusyuk dan memusatkan segala doa kepada yang meninggal dunia. Berikut berbagai macam doa ziarah kubur,

Bacaan Doa Ziarah Kubur Seperti yang Dilakukan Oleh Rasulullah SAW

Dalam berziarah kubur ada beberapa bacaan doa dan hal yang paling umum dilakukan adalah mengucapkan salam. Saat mengucap salam tujuannya adalah untuk menghormati para ahli kubur. Hal ini menunjukkan bahwa mereka yang telah meninggal bukan hanya jasad yang mati yang kita abaikan melainkan harus kita hormati keadaan alam ghaibnya. Doa ziarah kubur yang sesuai dengan sunnah Rasulullah saw adalah pertama mengucapkan salam,

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ

ASSALAAMU ‘ALAIKUM DAARA QAUMIN MU-MINIIN, WA INNAA IN SYAA ALLAHU BIKUM LAA HIQUUN.

Artinya:

“Keselamatan untuk kalian, wahai penghuni rumah kaum mukiminin. Kami insyaa Allah akan menyusul kalian.” (HR. Muslim 249).

Salam diatas merupakan doa ziarah kubur yang cukup singkat dan ringkas sehingga mudah dihafalkan. Apabila anda ingin doa yang lebih lengkap, berikut ini salam yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada A’isyah radhiyallahu ‘anha ketika bertanya doa apa yang amalkan saat berziarah kubur.

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

ASSALAMU ’ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MU’MINIINA WAL MUSLIMIIN. YARHAMULLOOHUL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTA’KHIRIIN. WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN WA AS ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL ‘AAFIYAH.

Artinya:

“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.” (HR. Ahmad 25855, Muslim 975, Ibnu Hibban 7110, dan yang lainnya).

Dari doa ziarah kubur diatas, bisa kita ambil beberapa manfaat yang diperoleh bagi peziarah maupun para penghuni kubur. Dalam hal ini mengingatkan kepada peziarah bahwa setiap jiwa yang hidup pasti akan mengalami kematian dan melanjutkan kehidupan yang kekal di akhirat. Peziarah mengakui bahwa kematian bisa datang kapan saja dan itu merupakan kehendak Allah. Disini orang yang masih hidup berharap agar bisa meninggal diatas iman. Selain itu, kita juga berdoa agar selalu diberi keselamatan baik dari penyakit hati maupun raga.

Selain itu, manfaat yang bisa diperoleh untuk para penghuni kubur yaitu memdapatkan doa agar diselamatkan dari siksa kubur dan adzab akhirat. Perlu anda ketahui, bahwa ziarah kubur tidak dibatasi waktu sehingga bisa dilakukan kapan saja baik siang maupun malam hari. Dalam riwayat lain, Rasulullah pernah berziarah ke makam para sahabat pada malam hari di pekuburan Baqi’.

Doa Ziarah Kubur yang Diambil dari Al-Qur’an

Salam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW memuat doa yang berisi memohon keselamatan bagi penghuni kubur serta pengingat akan pastinya kematian kepada para peziarah. Kita juga diperbolehkan memohonkan ampun kepada saudara kita yang telah meninggal seperti ayat yang diturunkan kepada kaum Muhajirin dan Anshor berikut ini,

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

RABBANAAGH FIRLANAA WA LI IKHWAANINAAL LADZIINA SABAQUUNAA BIL IMAANI WA LAA TAJ’AL FII QULUUBINAA GHILLAN LILLADZIINA AAMANUU RABBANAA INNAKA RAUFUN RAHIIM.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh, Engkau Maha Penyantun, Maha Penyayang.” [QS. Al-Hasyr : 10].

Demikian bahasan dari kami mengenai bacaan doa ziarah kubur serta salam sesuai sunnah dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dilengkapi dengan lafadz arab, latin dan artinya. Doa tersebut bisa diterapkan ketika berziarah ke makam orang tua, keluarga, saudara, kerabat hingga para wali dan orang sholeh lainnya. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *