5+ Hadist Tentang Kebersihan dengan Arti dan Dilengkapi Penjelasannya!

Diposting pada

Shahih – Jika seseorang disuruh memilih untuk berada pada kamar yang bersih atau kamar yang berantakan, sudah dapat dipastikan kamar yang bersihlah yang akan membuatnya merasa nyaman. Perihal mengenai kebersihan ini juga telah diatur dalam islam. Banyak sekali ayat Al-Qur’an maupun hadist tentang kebersihan. Bahkan dalam islam dikatakan bahwa kebersihan sebagian dari iman.

Salah satu hal yang menarik dalam hadist tentang kebersihan adalah bahwa kebersihan merupakan tanda keimanan seseorang. Mari kita simak hadist tentang kebersihan berikut ini:

الطَّهُوْرُ شَطْرُاْلاِيْمَانِ

“Bersuci merupakan sebagian dari iman…” (HR. Ahmad, Muslim, dan Tirmidzi).

Hadist ini secara jelas menggambarkan bahwa islam merupakan agama yang sangat mencintai kebersihan. Hal ini dikarenakan kebersihan akan menjaga seseorang dari beragam penyakit dan membantu seseorang untuk memiliki gaya hidup yang lebih baik. Jika kebersihan tidak dianggap penting dalam islam, tentu saja Rasulullah SAW tidak menempatkannya sejajar dengan masalah keimanan.

Kumpulan Hadist Tentang Kebersihan dari Rasulullah SAW

Kumpulan Hadist Tentang Kebersihan dari Rasulullah SAW

Kebersihan Merupakan Fitrah

Perlu dipahami bahwa kebersihan merupakan fitrah dari manusia. Dalam hal ini, kita bisa melihat bahwa hampir semua orang merasa tidak nyaman ketika dirinya berada pada tempat yang relatif kotor. Mereka akan merasa tidak leluasa dan terkadang jijik.

Hal yang sama juga terjadi ketika seseorang memiliki badan yang kotor. Ia berkeringat setelah berlarian dan belum mandi. Tentu saja ia akan merasa kegerahan yang luar biasa dan tidak nyaman.

Solusi dari kedua hal tersebut adalah membersihkan diri dan juga tempat. Dalam hal ini, ajaran islam begitu sempurna karena islam dapat memahami bahwa setiap manusia rindu akan kebersihan. Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, yang berbunyi,

الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ

Artinya:

“Ada lima macam fitrah, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 258)

Hadist tersebut memuat beberapa fitrah dari manusia kaitannya dengan menjaga kebersihan dirinya. Oleh karena itu, sebagai umat islam, kita sebaiknya mengamalkan apa yang sudah menjadi fitrah dan contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan

Sebagaimana sudah dijelaskan di atas bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara yang tepat sebagai salah satu bentuk praktek dan penghayatan dari hadist tentang kebersihan. Tentu saja, masih banyak sebenarnya hadist-hadist tentang kebersihan yang bisa menyadarkan kita arti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kebersihan lingkungan akan berdampak pada kondisi jiwa dan raga seseorang. Lingkungan yang bersih tentu saja akan membawa seseorang pada kehidupan yang lebih bersih dan pikiran yang lebih jernih. Mereka akan menjalani kehidupan yang lebih nyaman dan lebih baik serta akan lebih mudah konsentrasi dalam menuntut ilmu.

Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tercantum dalam hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA berikut ini,

اتَّقُوا اللَّعَّانَيْنِ ». قَالُوا وَمَا اللَّعَّانَانِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « الَّذِى يَتَخَلَّى فِى طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ فِى ظِلِّهِمْ »

Artinya:

“Waspadalah dengan dua orang yang terkena laknat.” Mereka berkata, “Siapakah yang kena laknat tersebut?” Beliau menjawab, “Orang yang buang hajat di tempat orang lalu lalang atau di tempat mereka bernaung.” (HR. Muslim no. 269).

Hadist tersebut merupakan salah satu dari kumpulan hadist tentang kebersihan yang perlu kita renungkan. Dalam hadist dibahas mengenai seseorang yang terkena laknat karena perbuatan mereka yang tidak menjaga kebersihan lingkungan. Dapat kita simpulkan bahwa perkara menjaga kebersihan ini merupakan perkara yang sangat penting dan tentu saja menjadi kewajiban bagi setiap muslim untuk melaksanakannya.

Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan juga merupakan hal yang sangat disukai oleh Allah SWT. Dalam hadist yang artinya,

“Sesungguhnya Allah SWT Itu baik, Dia menyukai kebaikan. Allah itu bersih, Dia menyukai kebersihan. Allah itu mulia, Dia menyukai kemuliaan. Allah itu dermawan ia menyukai kedermawanan maka bersihkanlah olehmu tempat-tempatmu.” (H.R. at-Tirmizi: 2723)

kita dapat menyimpulkan bahwa kebersihan adalah salah satu hal yang sangat disukai oleh Allah SWT. Oleh karena itu, jika kita ingin mendapatkan rahmat dan barokah dari Allah SWT, hendaknya perkara menjaga kebersihan ini menjadi salah satu hal yang wajib untuk lebih diperhatikan.

Anjuran Berobat Saat Terkena Penyakit

Hal lain yang perlu dibahas perihal perkara dalil kebersihan adalah mengenai anjuran berobat ketika sakit. Anjuran ini memiliki hubungan dengan anjuran Rasulullah untuk umatnya agar mereka senantiasa menjaga kebersihan. Dalil mengenai anjuran berobat adalah,

يا رسول الله ألا نتداوى ؟ قال : ( تداووا ، فإن الله لم يضع داء إلا وضع له شفاء إلا داء واحد ) قالوا : يا رسول الله وما هو ؟ قال : ( الهرم )

Artinya:

“Wahai Rosulullah, apakah kita berobat?, Nabi bersabda, “berobatlah, karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit, kecuali pasti menurunkan obatnya, kecuali satu penyakit (yang tidak ada obatnya)” mereka bertanya, “apa itu?” Nabi bersabda, “penyakit tua.” (HR.Tirmidzi 2038, dan disahihkan oleh al-Albani dalam Sunan Ibnu Majah 3436)

Dalam hadist tersebut, kita bisa memetik pelajaran bahwa Rasulullah senantiasa berusaha untuk menjaga kesehatan. Jika kita sakit, maka beliau menganjurkan untuk berobat dan mengubah kebiasaan buruk kita menjadi lebih baik. Perkara ini juga bisa dilihat di beberapa contoh ayat Al-Qur’an tentang kebersihan lain. Dari sini, kita bisa memetik pelajaran bahwa membiarkan sakit dan tidak mengobatinya merupakan perkara yang tidak dibenarkan.

Demikian ulasan dari kami mengenai kumpulan hadist tentang kebersihan yang bisa dijadikan sebagai pedoman dalam berkehidupan di dunia ini. Kebersihan sendiri sudah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Baik itu kebersihan jiwa, raga maupun lingkungan semuanya sudah diajarkan oleh Islam melalui sunnah-sunnah Rasulullah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *