Sholat Tasbih Berikut Cara Mengerjakan dan Keutamaannya

Diposting pada

Shahih – Sholat merupakan salah satu ibadah yang sudah tidak asing lagi bagi umat islam di seluruh penjuru dunia. Ibadah bernama sholat ini termasuk salah satu aktifitas religius yang dapat dilaksanakan oleh setiap pemeluk agama islam. Dalam syariat agama samawi ini terdapat berbagai macam jenis ibadah sholat. Salah satu jenis ibadah yang satu ini yakni sholat tasbih.

Sholat Tasbih

Definisi Dari Sholat Tasbih

Ibadah termasuk sebuah hal yang dilakukan oleh seorang hamba agar mendapat pahala dari Allah SWT. Dalam ajaran agama islam pun, ibadah merupakan sebuah poin yang utama. Salah satu ibadah yang utama dalam ajaran islam ini yakni sholat. Aktifitas religious ini memiliki tujuan untuk menyembah kepada Allah SWT sebagai penguasa alam raya ini.

Salah satu jenis ibadah dalam islam adalah sholat tasbih. Sholat tasbih ini merupakan sebuah sholat yang di syariatkan. Dalam sholat ini terdapat berbagai macam bacaan tasbih. Bacaan – bacaan tasbih ini memiliki arti yang luar biasa, sehingga membuat hati yang mengerjakan ibadah ini menjadi tenang.

Sholat tasbih ini tergolong sebuah ibadah sunah. Artinya, jika dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa. Untuk tata cara sholat tasbih ini hampir sama dengan ibadah sholat pada umumnya. Yang membuat ibadah ini berbeda adalah bacaan dalam sholatnya saja.

Manfaat dan Keutamaan Sholat Tasbih

Jenis ibadah sholat tasbih ini sangat bermanfaat bagi yang melakukannya. Salah satu manfaat sholat tasbih ini yaitu akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Selain itu, ibadah jenis ini juga akan menambahkan keimanan manusia kepada Allah SWT. Dengan bertambahnya keimanan ini, maka dalam berbuat akan selalu merasa diawasi oleh-Nya.

Untuk niat sholat tasbih ini dapat dilafalkan atau hanya dalam hati saja. Hal ini merupakan kemantapan hati orang yang akan menjalankan sholat yang di syariatkan tersebut. Bahkan dalam sholat tasbih ini, niat juga bisa dengan melafalkan basmalah saja.

Sholat sunah tasbih ini juga sering dilakukan oleh para ulama terdahulu. Mereka melakukan sholat ini dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan pendekatan diri kepada Sang Pencipta ini, maka para ulama tersebut akan memiliki kesabaran dalam membimbing kaumnya ke dalam jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.

Bagimanakah Cara Mengerjakan Sholat Tasbih ?

Sholat tasbih merupakan sebuah sholat yang memiliki berbagai keutamaan. Salah keutamaan sholat tasbih ini yaitu akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Hal ini tentu saja termasuk sebuah keistimewaan yang Allah SWT berikan kepada umatnya yang mengerjakan ibadah sunah yang satu tersebut.

Waktu dan Jumlah Rakaat

Untuk waktunya, sholat tasbih ini dapat dikerjakan kapan saja dengan jumlah 4 rakaat dan 1 salam. Dalam masing – masing rakaat tersebut terdapat berbagai macam bacaan yang dianjurkan. Setelah selesai mengerjakannya, terdapat doa sholat setelah sholat tasbih. Berikut ini bunyi doa tersebut.

Hukum Sholat Tasbih

Sholat sunah tasbih ini merupakan sebuah ibadah yang disyariatkan. Untuk hukum sholat tasbih ini tergolong sunah. Pernyataan ini tidak berlebihan karena terdapat sebuah hadist dari Ibnu Abbas. Berikut ini bunyi hadist yang menjadi dasar sholat sunah tasbih.

“Dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah bersabda kepada Abbas bin Abdul Muththalib, “Hai Abbas, hai pamanku, maukah engkau aku beri? Maukah engkau aku kasih? Maukah engkau aku beri hadiah? Maukah engkau aku ajari sepuluh sifat (pekerti)? Jika engkau melakukannya, Allah mengampuni dosamu: dosa yang awal dan yang akhir, dosa yang lama dan yang baru, dosa yang tidak disengaja dan yang disengaja, dosa yang kecil dan yang besar, dosa yang rahasia dan terang-terangan, sepuluh macam (dosa). Engkau shalat empat rakaat. Pada setiap rakaat engkau membaca al-Fatihah dan satu surat (al-Quran). Jika engkau telah selesai membaca (surat) pada awal rakaat, sementara engkau masih berdiri, engkau membaca, ‘Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illa Allah, wallahu akbar’ sebanyak 15 kali. Kemudian ruku’, maka engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu dari ruku’, lalu ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau turun sujud, ketika sujud engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu dari sujud, maka engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau bersujud, lalu ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu, maka engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Maka itulah 75 (dzikir) pada setiap satu rakaat. Engkau lakukan itu dalam empat rakaat. Jika engkau mampu melakukan (shalat) itu setiap hari sekali, maka lakukanlah! Jika engkau tidak melakukannya, maka (lakukan) setiap bulan sekali! Jika tidak, maka (lakukan) setiap tahun sekali! Jika engkau tidak melakukannya, maka (lakukan) sekali dalam umurmu.”

Takhrij Hadits

Hadits riwayat Abu Dawud 1297; Ibnu Majah, 1387; Ibnu Khuzaimah, 1216; al-Hakim dalam Mustadrak, 1233; Baihaqi dalam Sunan Kubra, 3/51-52, dan lainnya dari jalan Abdurrahman bin Bisyr bin Hakam, dari Abu Syu’aib Musa bin Abdul Aziz, dari Hakam bin Abban, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas. Sanad ini berderajat hasan.

Dalam hadist diatas terdapat tuntunan dan dalil sholat tasbih. Adanya hadist Ibnu Abbas ini menunjukkan bahwa sholat ini dianjurkan bagi umat islam, walaupun hanya sekali seumur hidup saja. Ketentuan ini jelas sangat ringan, sehingga sudah sewajarnya sebagai umat islam bisa mengajarkan sholat ini. Akan tetapi jika tidak melaksanakannya, orang muslim tersebut juga tidak berdosa lantaran hukum sunah yang menyertai sholat tasbih tersebut.

Dengan melihat dasar dari sholat tasbih ini yang menganjurkan dilakukan minimal satu kali seumur hidup, maka jelas hal tersebut begitu ringan. Tidak seperti solat tahajud yang harus dikerjakan pada waktu malam hari, sholat tasbih menurut sunah boleh dikerjakan pada siang hari maupun malam. Dengan kebebasan waktu yang diberikan ini jelas sangat meringankan para kaum muslimin, sehingga mereka dapat menentukan waktu yang pas untuk melakukan ibadah pelebur dosa ini.

Demikianlah ulasan tentang sholat tasbih yang perlu kaum muslimin ketahui. Besar harapan dengan adanya ulasan ini, maka akan menambah pengetahuan tentang jenis sholat sunnah ini. Selain itu, dengan pengetahuan tentang sholat tasbih, maka akan menimbulkan niat kaum muslimin untuk melaksanakan ibadah sunah tersebut.